Resensi Novel High School Paradise

A. Identitas Buku

1. Judul

High School Paradise

2. Tentang Pengarang

Okke Rizka. S

Lahir di Palembang 19 Tahun yang lalu. Kuliah di jurusan komunikasi UGM angkatan 2004. F1, sepak bola, dan basket adalah tcr33pntonan favoritnya. Dari SMP sudah biasa tulis-menulis. Beberapa karyanya telah dipublikasikan. Novelnya, me & my prince charming, bahkan berhasil membuatnya sebagai juara 2 lomba teenlit puspa swara. Ini adalah novel ketiganya yang diterbitkan puspa swara

3. Penerjemah

-

4. Penerbit

Puspa Swara

5. Harga

-

6. Tebal Buku ; ukuran

vi + 180 hlm ;19cm

7. Tahun Penerbitan dan cetakan

2006, Cetakan ke 1

B. Isi

1. Gambaran isi buku :

a. Topik :

Kehidupan anak SMA

b. Nama-nama tokoh :

Lando

Rama

Sid

Cokie

Julia

Gozali

Ibu Sid

c. Kebahasaan :

Dalam novel ini banyak digunakan istilah-istilah yang biasa digunakan dalam kehidupan remaja sehari-hari (tidak baku).

d. Ringkasan isi cerita:

SMA Athens adalah SMA elite. Tapi, masih saja ada satu yang kurang. Athens tak punya ekskul sepakbola. Inilah yang membuat Lando, Rama, Sid, dan Cokie selama dua tahun selalu datang terlambat. Empat anak paling top yang selalu menjadi langganan paralel itu pun memprotes kepada pihak sekolah.

Yang mereka protes tentu saja guru olahraga mereka, pak Gozali, atau biasa mereka panggil Gozilla. Pak Gozali merupakan guru di sekolah Athens yang terkenal dengan hukumannya yang aneh-aneh. Mereka pun melakukan segala cara untuk membuat Gozali luluh hatinya dan memutuskan membentuk ekskl sepakbola.

Ternyata segala hal yang dilakkan mereka tidak menuai hasil. Hukuman yang diberikan pak Gozali malah semakin menjadi-jadi. Mulai dari yang berat sampai yang memalukan. Mulai dari lari keliling lapangan sampai harus memunguti sampah satu sekolah.

Suatu hari ada seorang anak perempuan yang ‘menemani’ anak-anak tersebut datang terlambat. Namanya Julia. Semua anak merasa aneh karena anak perempuan tersebut sebelumnya tidak pernah datang terlambat.

Ternyata, alasan Julia datang terlambat adalah karena setiap malam di belajar dengan keras untuk bisa masuk kelas khusus. Julia ingin masuk kelas khusus karena orang tuanya sudah tidak sanggup lagi membiayai sekolahnya. Dan jika masuk kelas khusus, orangtua Julia tidak harus mengeluarkan uang untuk membiayai sekolah Julia. Sid, Lando, Rama dan Cokie pun membantu Julia belajar agar keinginan Julia dapat terwujud.

Setelah perjuangan yang panjang, akhirnya Julia dapat meraih hasil yang memuaskan pada ujian kenaikan kelas. Julia pun akhirnya dapat diterima di kelas khusus atas bantuan Julia.

Ternyata, masalahpun datang lagi, kali ini karena Gozali mulai dekat dengan Ibu Sid. Sid yang mengetahui ini langsung merasa shock. Tapi, Sid pun kemudian berfikir. Bagaimana jika dia merelakan ibunya menikah dengan Gozali akan tetapi Gozali harus membuka ekskul basket.

Akan tetapi, ternyata Gozali lebih memilih meninggalkan Ibu Sid daripada harus membuka ekskul sepakbola. Ternyata Gozali menyimpan trauma yang teramat dalam tentang sepakbola. Sid dan teman-temannya pun sudah kehilangan akal dan mulai memutuskan untuk menyerah.

Karena mereka sudah duduk di kelas dua belas, dan sebentar lagi mereka akan meninggalkan sekolah Athens. Mereka pun akhirnya mengadakan pertandingan dengan klub espak bola dari SMA 501. Mereka mengadakan pertandingan tersebut sebagai pertandingan perpisahan karena sudah tak mungkin lagi melawan mereka di liga antar SMA.

Pertandingan berlangsung sangat sengit. SMA Athensberhasil unggul terlebih dahulu melalui sontekan Orlando. Namun baru beberapa saaat babak kedua berlangsung, Andri langsung mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

Tak lama berselang, SMA 501 mendapatkan hadiah penalti. Andri yang menjadi algojo pun berhasil membalikkan ketertinggalan. Para pemain Athens tak mau menyerah, mereka terus berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, skor masih belum berubah.

Tak dapat dipungkiri lagi jika mereka sangat kecewa dengan hasil tersebut. Mereka keluar lapangan dengan kaku. Ketika keluar lapangan, Sid tak lupa memberi ucapan kepada Andri, kapten sekaligus pencetak gol tim 501. “Great game, akhir yang menyenangkan,” katanya. Namun tiba-tiba terdengar suara “Bukan akhir, tapi awal”.

Ternyata, hati pak Gozali luluh setelah melihat perjuangan anak-anaknya. Pak Gozali pun akhirnya memutuskan untuk membuat ekskul sepak bola di SMA Athens. Hari itu merpakan hari yang bersejarah bagi SMA Athens.

2. Keunggulan novel :

Novel ini merupakan novel yang menarik yang isinya menggambarkan bahwa jika kita berusaha, maka kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan. Dalam novel ini juga banyak adegan-adegan yang lucu sehingga tidak membuat pembaca merasa bosan.

3. Kelemahan novel :

Dalam novel ini, tokoh-tokohnya melakukan usaha yang kurang baik untuk meraih keinginan mereka. Seperti kesiangan dan membangkang kepada guru.

C. Penutup

Kesimpulan :

Novel ini layak untuk dibaca oleh remaja, khususnya anak SMA.

About these ads
Explore posts in the same categories: Sastra

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: